BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KEC. PANAI HULU KAB. LABUHANBATU - SUMATERA UTARA

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
Kec. Panai Hulu Kab. Labuhanbatu - Sumatera Utara

Minggu, 01 November 2015

BPP PANAI HULU, BPP PANAI TENGAH DAN KORAMIL 04 LABUHANBILIK SIAP SUKSESKAN SWASEMBADA PANGAN

Cuaca pagi yang masih diselimuti kabut asap serta butiran embun yang dingin mengiringi rombongan para Penyuluh, Babinsa, Mahasiswa dan Para Petani menuju areal harapan berupa hamparan lahan untuk pertanaman padi seluas kurang lebih 350 hektar di Desa Sungai Rakyat Kecamatan Panai Tengah.
  
Pada hari itu Sabtu (17/10/2015) seluruh PPL, Babinsa, Mahsiswa Pendamping dari Kecamatan Panai Hulu dan Panai Tengah bersama petani di Desa Sungai Rakyat menggelar kegiatan penanaman padi bersama di lokasi Kegiatan Gerakan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT).
Ketua Gapoktan Sei Rakyat I Bapak Suryadi mewakili petani meyambut kedatangan rombongan seraya mengucapkan terima kasih atas kunjungan serta gelar pertanaman bersama yang akan dilaksanakan. 
Dalam sambutannya Koordinator BPP Panai Tengah Bapak Satiman, SP dan Koordinator BPP Panai Hulu Bapak H. Herman menyatakan bahwa Program GP-PTT yang dicanangkan Pemerintah RI ini harus benar-benar didampingi petugas dalam hal teknis dan pengaplikasian teknologi yang harus diterapkan oleh petani sesuai dengan kondidi spesifik lokasi yang ada, karena keberhasilan GP-PTT ini akan memberikan dampak kepada masyarakat kita terutama di Kabupaten Labuhanbatu dalam hal kemandirian memenuhi kebutuhan pangannya.
Sementara itu Danramil 04 Labuhanbilik Bapak Kapten Infanteri Mahmud Tambunan menyampaikan Harapannya bahwa dengan adanya kerjasama PPL dan Babinsa dalam mendampingi para petani melaksanakan pertanaman padi diharapkan hasilnya akan lebih baik dari tahun sebelumnya, kemudian dengan hadirnya Babinsa dan PPL tentunya akan memberikan semangat yang lebih besar bagi petani dalam mengusahakan pertanamannya.
Pada kegiatan selanjutnya dilakukan pertanaman bersama-sama oleh seluruh peserta dari PPL, Babinsa serta Mahasiswa pendamping di lokasi GP-PTT dengan teknologi sistem penanaman Jajar Legowo 4:1. Dalam kegiatan itu juga Babinsa dan PPL berkesempatan untuk melakukan berbagai tahapan kegiatan petani mulai dari Pengolahan Lahan dengan Hand Traktor, Pencabutan Bibit dari persemaian serta Penggunaan Alat Tanam Khusus 'Kuku Kambing' yang biasa dilakukan oleh para petani di daerah pantai Labuhanbatu selanjutnya dilakukan juga kunjungan ke gudang pupuk dan pestisida milik Gapoktan Sei Rakyat.
Koordinator BPP Panai Hulu dan Panai Tengah serta Danramil 04 Labuhanbilik merencanakan bahwa kegiatan Team Work serupa akan digelar kembali tentunya pada tahapan pemeliharaan baik pemupukan ataupun pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman di lokasi lainnya.
Semangat kebersamaan ini semoga tetap tejalin dan GP-PTT Padi di Kabupaten Labuhanbatu mencapai Kesuksesan serta mampu meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan para Petani. Amin (YM)

Minggu, 01 Juni 2014

Sehari Bersama Pupuk Mahkota

Sebagai salah satu upaya mendekatkan pelaku utama dengan pelaku usaha dan teknologi yang berkembang dilapangan, BPP Kecamatan Panai Hulu bekerjasama dengan PT. Sentana Adidaya Pratama (Wilmar Group) pada 17/05/2014 yang lalu melaksanakan suatu gelar teknologi dan ceramah umum yang menghadirkan Nara Sumber dari Tim Research & Development PT. Wilmar Group Tbk. Bapak Ir. Syamsul Bahri, M. Sc. Agr. dengan materi pokok tentang Budidaya Kelapa Sawit yang dibedah secara mendalam berdasarkan hasil riset dan aplikasi di perkebunan besar.

Senin, 17 Februari 2014

Pertahankan Padi Kita

Melanjutkan tradisi ''berkarya berdasar fakta'' pada 12/02/2014 yang telah lalu kami melaksanakan kegiatan pengambilan sampel-sampel produktivitas lahan. Kali ini mengambil tempat di WKPP Desa Tanjung Sarang Elang, dilakukan bersama-sama para penyuluh, POPT dan KCD. pengambilan sampel ubinan dilakukan sebelum kami mengadakan Pelatihan Penyuluhan Rutin di BPP Kecamatan Panai Hulu.

Dari beberapa sampel yang kami amati, ternyata secara umum produktivitas padi pada tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya MT 2012/2013  diperoleh 4,5 t/ha GKP di areal yang sama kami amati dan pada kegiatan yang kami laksanakan ini diperoleh 4,8 t/ha "sedikit sedikit kami mencoba berbagai perbaikan dalam hal pembudidayaan ini dan membuahkan hasil" begitu kata petani pemilik lahan. sementara dari harga yang ditawarkan, cukup menggembirakan. sampai pertengahan februari ini harga masih bertahan pada angka Rp. 3.800,- s.d Rp. 4.000,- per kg GKP.

Minggu, 09 Februari 2014

Saatnya Mengukur Produktivitas

Penimbangan hasil ubinan
Memasuki bulan Februari WKBPP Kecamatan Panai Hulu mulai melaksanakan panen padi sawah, pendampingan yang dilaksanakan mulai dari penyusunan RDK, CPCL RDKK Benih dan Pupuk sampai permohonan pestisida untuk pengendalian OPT telah bersama-sama dilaksanakan kelompoktani dan penyuluh dilapangan. 

Pada tahun ini ketersediaan air hujan yang merupakan sumber utama dalam membudidayakan padi di daerah ini cukup memadai, walaupun ada beberapa hari curah hujan sangat tinggi yang menyebabkan pasokan air berlebih dan menghancurkan jalan-jalan usahatani termasuk beberapa akses jalan kecamatan dan desa sempat terputus.
Namun ketika padi mulai menguning, kelelahan dan kerja keras para petani terasa terbayar sudah dengan hamparan padi yang siap untuk memberikan hasil. Biaya, keringat dan susah payah lainnya seakan sirna, berganti dengan senyum kegembiraan, apalagi ditambah dengan harga gabah untuk tahun  ini sedikit membaik.

Sabtu, 08 Februari 2014

Memiliki hati dan jiwa besar

Mencermati berbagai berita/informasi mengenai kegiatan penyuluhan pertanian, untuk masa-masa mendatang sepertinya tidak akan jauh beranjak dari berbagai kendala yang selama ini kita hadapi. Lihat saja permasalahan kurangnya jumlah penyuluh, kelembagaannya yang belum sesuai dengan amanah UU No. 16 Thn. 2006 (SP3K), target swasembada atau surplus komoditas pokok, tata hubungan kerja dengan dinas/instansi lain, sertifikasi penyuluh sampai sarana dan prasarana penunjang kegiatan penyuluh dilapangan (yang tidak jelas bagaimana kriteria mendapatkannya) bahkan lebih jauh lagi tentang kesejahteraan, peningkatan pengetahuan dan penguasaan informasi/teknologi semuanya masih jauh dari harapan.

Selasa, 21 Januari 2014

DPD Perhiptani Labuhanbatu Dikukuhkan

Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pimpinan Antar Waktu (PAW) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Sumut Periode 2012-2017 serta Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhiptani Kabupaten/Kota se-Sumut Periode 2014-2018 sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Perhiptani, digelar bersamaan di Asrama Haji Pangkalan Mashyur Medan pada tanggal 18-19 Januari 2014 kemarin. Bupati Sergai Ir. H. Soekirman Dilantik dan Dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pimpinan Antar Wlayah (PAW) Perhiptani Sumut Periode 2012-2017.

Ketua DPP Perhiptani Ir.H.Isran Noor, M.Si dan 
Ketua DPW Perhiptani Sumut Ir. Sukirman bersama pengurus 
DPD Perhiptani Labuhanbatu
Ketua Dewan Pimpinanan Pusat (DPP) Perhiptani Ir. H. Isran Noor, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa Pangan merupakan salah satu isu dunia yang banyak menghadapi masalah diantaranya kerusakan lingkungan dan perubahan iklim, kompetisi antar sumber pangan dengan sumbet energi, kelayakan lahan dan air, penguasaan teknologi dapat mengganggu produksi/produktivitas pangan. Dalam hal ini perlu penyuluh yang siap dan dapat berinteraksi langsung dengan petani dalam memberikan pelayanan untuk mendapatkan kemudahan aksesibilitas sehingga dapat mengembangkan dan meningkatkan usaha pertanian.

Minggu, 25 Agustus 2013

SUKSESKAN PROGRAM P2BN TAHUN 2013

Untuk  menyukseskan program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), menuju surplus 10 juta ton pada tahun 2014 dan secara khusus memenuhi visi pembangunan kabupaten Labuhanbatu yaitu masyarakat yang mandiri dan sejahtera, Dinas Pertaniandan Tanaman Pangan mengadakan sosialisasi Bantuan Benih Bersubsidi Tahun Anggaran 2013 dengan melibatkan seluruh komponen terkait seperti Perwakilan Petani dan Kelompoktani, PPL, Petugas Kecamatan dan lainnya yang dilaksanakan di Hotel Dharma Melati Rantauprapat pada tanggal 23 dan 24 agustus 2013

Sosialisasi ini dibuka oleh Kabid Produksi yang mewakili kepala Dinas Pertanian, dan menyatakan bahwa dengan sosialisasi ini diharapkan tidak ada kesalah pahaman informasi tentang benih yang harus terlebih dahulu dibayar oleh petani, karena program sebelumnya benih diberikan secara gratis. Selain dari itu Kepala Dinas Mengharapkan kiranya petani tetap bersemangat mengelola lahan sawahnya agar tidak dialihfungsikan. Pada kesempatan sosialisasi tersebut juga dibahas mengenai ketersediaan dan perlunya pemupukan yang berimbang serta sarana dan prasarana pendukung lainnya yang disediakan dinas pertanian. 

Sementara itu Kantor Informasi Penyuluhan Pertanian (KIPP) Kabupaten Labuhanbatu yang merupakan salah satu narasumber diwakili oleh Koordinator KJF menyatakan bahwa Penyuluh memegang peranan penting dalam mensukseskan P2BN dimana berbagai permasalahan dilapangan seperti teknologi spesifik lokalita dalam budidaya, pengendalian OPT  hingga pasca panen kesemuanya harus menjadi perhatian penyuluh dan dimusyawahkan dalam rembugtani melalui konsep sekolah lapang, sehingga produksi yang diharapkan dapat tercapai. Selain itu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) akan menjadi Pos Kordinasi  Simpul serta sumber informasi dalam rangka mensukseskan P2BN sehingga bagi petani yang memiliki permasalahan dan tidak terpecahkan dapat dibawa ke BPP.



Potensi Produksi Padi di Kabupaten Labuhanbatu sendiri terutama Kecamatan di arah pantai masih sangat menjanjikan namun demikian usaha-usaha peningkatan produktivitas melalui berbagai inovasi teknologi harus dilaksanakan secara berkesinambungan, oleh kerana itu kerjasama Petani, Penyuluh dan Pemerintah melalui dinas terkait sangat diperlukan. Melalui benih bersubsidi ini diharapkan petani lebih bersemangat dalam membudidayakan padi sebagai bahan makanan pokok bangsa. *YM

Permentan 67 tentang Pedoman Benih Bersubsidi Tahun 2013  Download Disini