BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KEC. PANAI HULU KAB. LABUHANBATU - SUMATERA UTARA

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
Kec. Panai Hulu Kab. Labuhanbatu - Sumatera Utara

Senin, 17 Februari 2014

Pertahankan Padi Kita

Melanjutkan tradisi ''berkarya berdasar fakta'' pada 12/02/2014 yang telah lalu kami melaksanakan kegiatan pengambilan sampel-sampel produktivitas lahan. Kali ini mengambil tempat di WKPP Desa Tanjung Sarang Elang, dilakukan bersama-sama para penyuluh, POPT dan KCD. pengambilan sampel ubinan dilakukan sebelum kami mengadakan Pelatihan Penyuluhan Rutin di BPP Kecamatan Panai Hulu.

Dari beberapa sampel yang kami amati, ternyata secara umum produktivitas padi pada tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya MT 2012/2013  diperoleh 4,5 t/ha GKP di areal yang sama kami amati dan pada kegiatan yang kami laksanakan ini diperoleh 4,8 t/ha "sedikit sedikit kami mencoba berbagai perbaikan dalam hal pembudidayaan ini dan membuahkan hasil" begitu kata petani pemilik lahan. sementara dari harga yang ditawarkan, cukup menggembirakan. sampai pertengahan februari ini harga masih bertahan pada angka Rp. 3.800,- s.d Rp. 4.000,- per kg GKP.

Minggu, 09 Februari 2014

Saatnya Mengukur Produktivitas

Penimbangan hasil ubinan
Memasuki bulan Februari WKBPP Kecamatan Panai Hulu mulai melaksanakan panen padi sawah, pendampingan yang dilaksanakan mulai dari penyusunan RDK, CPCL RDKK Benih dan Pupuk sampai permohonan pestisida untuk pengendalian OPT telah bersama-sama dilaksanakan kelompoktani dan penyuluh dilapangan. 

Pada tahun ini ketersediaan air hujan yang merupakan sumber utama dalam membudidayakan padi di daerah ini cukup memadai, walaupun ada beberapa hari curah hujan sangat tinggi yang menyebabkan pasokan air berlebih dan menghancurkan jalan-jalan usahatani termasuk beberapa akses jalan kecamatan dan desa sempat terputus.
Namun ketika padi mulai menguning, kelelahan dan kerja keras para petani terasa terbayar sudah dengan hamparan padi yang siap untuk memberikan hasil. Biaya, keringat dan susah payah lainnya seakan sirna, berganti dengan senyum kegembiraan, apalagi ditambah dengan harga gabah untuk tahun  ini sedikit membaik.

Sabtu, 08 Februari 2014

Memiliki hati dan jiwa besar

Mencermati berbagai berita/informasi mengenai kegiatan penyuluhan pertanian, untuk masa-masa mendatang sepertinya tidak akan jauh beranjak dari berbagai kendala yang selama ini kita hadapi. Lihat saja permasalahan kurangnya jumlah penyuluh, kelembagaannya yang belum sesuai dengan amanah UU No. 16 Thn. 2006 (SP3K), target swasembada atau surplus komoditas pokok, tata hubungan kerja dengan dinas/instansi lain, sertifikasi penyuluh sampai sarana dan prasarana penunjang kegiatan penyuluh dilapangan (yang tidak jelas bagaimana kriteria mendapatkannya) bahkan lebih jauh lagi tentang kesejahteraan, peningkatan pengetahuan dan penguasaan informasi/teknologi semuanya masih jauh dari harapan.