BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KEC. PANAI HULU KAB. LABUHANBATU - SUMATERA UTARA

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
Kec. Panai Hulu Kab. Labuhanbatu - Sumatera Utara

Senin, 27 Mei 2013

SOSIALISASI MANGGADONG DAN KRPL

Tanjung Sarangelang, 22/05/13. Dari sisi budaya pangan Indonesia, bahwa makan singkong tidak ada bedanya dengan makanan lain, makan singkong adalah bagian dari budaya pangan yang telah berkembang dalam masyarakat Indonesia. Budaya warisan leluhur yakni makanan singkong bukanlah mengandung sesuatu yang bermakna negatif.

Salah satu budaya pangan lokal adalah Manggadong. Yaitu mendahulukan makan umbi-umbian (terutama ubi jalar/ubi kayu) sebelum makan nasi. Tradisi leluhur sebagai kearifan lokal masyarakat Tapanuli (Sumatera Utara).

Tradisi itu tidak hanya makan umbi-umbian saja tetapi kemudian perlu diperkaya dengan ubi kayu, talas, jagung, pisang dan lain-lain sebelum mengkonsumsi nasi. Tradisi lokal Manggadong ini diharapkan dapat dikembangkan sehingga menjadi budaya nasional. Hal inilah yang disosialisasikan oleh Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Labuhanbatu bekerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Panai Hulu.

Rabu, 15 Mei 2013

KURSUS TANI BUDIDAYA PALAWIJA

Tanjung Sarangelang, 13/05/13.
Palawija merupakan tanaman penghasil kedua setelah tanaman pangan pokok berupa padi, saat ini banyak dibudidayakan petani dan menjadi sarana peningkatan kesejahteraanya.

Di kecamatan Panai Hulu, palawija yang banyak dibudidayakan antara lain Jagung, Kedelai (sering disebut kacang kuning), Ubi Kayu dan Ubi Rambat, serta ada beberapa petani menanam Kacang Hijau sebagai alternatif pemanfaatan lahan setelah panen padi.

Disela-sela kesibukan Bapak-bapak petani dalam upaya membudidayakan palawija, ditaja oleh Kantor Informasi Penyuluhan Pertanian (KIPP) Kabupaten Labuhanbatu, melaksanakan Kursus Budidaya Tanaman Palawija untuk petani di kecamatan Panai Hulu.
Kegiatan ini bertempat di Workshop BPP Kecamatan Panai Hulu, diikuti oleh 25 petani peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing WKPP
se-kecamatan Panai Hulu yang diperioritaskan kepada
petani yang membudidayakan palawija di musim tanam sekarang ini. Materi dalam kursus ini cukup padat tetapi relevan sekali karena dibarengi dengan praktek-praktek yang bermanfaat mulai dari perlakuan benih hingga PUTK yang selama ini tidak pernah dilaksanakan, akibatnya pemberian pupuk terkadang over dosis atau kekurangan tidak sesusi kebutuhan tanaman. Melalui kursus ini petani belajar mengidentifikasi status hara dan berapa rekomendasi pupuk yang diberikan dengan tepat.