BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KEC. PANAI HULU KAB. LABUHANBATU - SUMATERA UTARA

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
Kec. Panai Hulu Kab. Labuhanbatu - Sumatera Utara

Sabtu, 08 Februari 2014

Memiliki hati dan jiwa besar

Mencermati berbagai berita/informasi mengenai kegiatan penyuluhan pertanian, untuk masa-masa mendatang sepertinya tidak akan jauh beranjak dari berbagai kendala yang selama ini kita hadapi. Lihat saja permasalahan kurangnya jumlah penyuluh, kelembagaannya yang belum sesuai dengan amanah UU No. 16 Thn. 2006 (SP3K), target swasembada atau surplus komoditas pokok, tata hubungan kerja dengan dinas/instansi lain, sertifikasi penyuluh sampai sarana dan prasarana penunjang kegiatan penyuluh dilapangan (yang tidak jelas bagaimana kriteria mendapatkannya) bahkan lebih jauh lagi tentang kesejahteraan, peningkatan pengetahuan dan penguasaan informasi/teknologi semuanya masih jauh dari harapan.


Bahkan sampai saat ini pelatihan dasar saja (yang seharusnya wajib bagi penyuluh) belum ada gambarannya, lalu bagaimana mungkin profesionalisme bisa dicapai?, lebih lanjut lagi pertanyaannya apakah mampu menyuluh tanpa pondasi dasar pengetahuan yang baik, terus bagaimana pula hasilnya?,
akan tetapi...
hal-hal tersebut tidaklah elok untuk sekedar dijadikan alasan menurunnya kinerja, bagi orang lapangan itu bukanlah hal penting, setidaknya menurut saya (belum tahu dengan yang lain) mengapa? begini ceritanya.

Ketika dengan niat ibadah ikhlas kita melangkahkan kaki untuk menggenapi tugas kita sebagai penyuluh, disana telah menunggu orang-orang yang senantiasa berharap adanya sang pendamping, pembina dan penyemangat agar mereka tetap berkarya di lahannya dengan teknologi terkini demi peningkatan kesejahteraan.
Bayangkan...dan renungkan,
ternyata jauh di alam yang tanpa kita sadari ternyata kita punya arena atau lahan yang jauh lebih luas, jika kita mengajak, membantu, membina, memberi pencerahan dan pengetahuan dengan ikhlas bukankah itu  lahan amal ibadah?
Lalu dengan meningkatkan kompetensi diri melalui penggalian ilmu meski secara autodidak, atau melalui berbagi pengalaman dengan yang lebih tua, kita akan menjadi lebih percaya diri (meski tanpa pelatihan dasar). sekarang kan jamannya internet nyaris semua pertanyaan kita ada jawabannya.

Jadi intinya geluti, cintai dan laksanakan sajalah apa yang menjadi tugas kita dilapangan karena itu lahan kita. Mengenai masalah-masalah tadi? semestinnya tidaklah mungkin hal-hal tersebut tidak terpikirkan oleh para pemangku kepentingan di negeri ini! Justru dengan berhasilnya kita di lapangan secara langsung kita membantu memecahkan masalah yang ada, jika tidak membantu sekalipun, yakinlah keikhlasan kita melaksanakan pekerjaan penyuluh ini adalah ibadah. Sedikit demi sedikit kita harus punya "hati dan jiwa" yang besar,
karena apa...
Hidup ini terlalu singkat untuk hal-hal yang kecil, kenapa kita tidak berfikir dan berjiwa besar dan dengan sendirinya akan membuahkan hasil yang Besar. Wawllahu'alam bi showab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kami sangat berterima kasih jika anda memberikan komentar sebelum meninggalkan blog ini!